FORMAT PEMERIKSAAN PEMBIAKAN JAMUR

Posted: February 4, 2012 in Health

FORMAT PEMERIKSAAN PEMBIAKAN JAMUR

( Kultur Jamur)

  1. I.     PENDAHULUAN

Banyak jaur menyebabkan penyakit-penyakit tumbuh- tumbuhan, tetapi hanya sekitar 100 dari beribu-ribu spesies ragi dan jamur yang dikenal peyebab penyakit pada manusia dan binatang, hanya dermatofita dan candida yang sering ditularkan dari satu orang ke orang lain.

Dermatofita adalah jens jamur yang tumbuh pada permkaan kulit 9bagian superfisial) sedangkan Candida adalah golongan jamur yang bersifat oportunis yauti apabila penderita menjalani gizi buruk atau daya tahan menurun, maka candida dapat menyebabkan penyakit.

 

  1. II.  TUJUAN

Tujuan pemeriksaan ini adalah untu mengisolasi dan mengidentifikasi spesies jamur yang ditemukan pada spesimen yang diperiksa.

 

III. BAHAN / SPESIMEN

– kerokan kulit

– guntingan / kerokan kuku

– rambut

– darah

– spesimen yang lain

IV.MEDIA / REAGENSIA :

  • KOH / NaOH 10% – 20%
  • Media Dextrosa sabouraud agar
  • Serum darah ( untuk germ tube test )

 

 

 

V. ALAT :

  • Ose (sengkelit)
  • Pinset
  • Scalpel
  • Lampu spiritus
  • Obyek gelas
  • Gelas penutup
  • Mikroskop

 

VI. CARA KERJA :

  1. Kerokan kuit rambut, guntingan kuku diletakkan di atas ermukaan agar ( dextrosa sabouraud agar), kemudian digoser – goserkan dengan lidi steril untuk bahan yang berupa cairan, diambil dengan lidi kapas steril dan langsung ditanam seperti di atas.
  2. Inkubasikan dalam inkubator 370C selama 1-3 minggu sambil dlihat pertumbuhannya setia hari, untuk konfirmasi juga diletakkan petridish didalam suhu kamar. Masing – masing diberi kontrol media 9media dexrosa sabauraud agar tanpa spesimen)

 

VII. PEMBACAAN DAN PELAPORAN HASIL

  1. Setelah tumbuh koloni antara 5-7 hari koloni dibuat preparat langsung dengan KOH / NaOH 10% – 20% untuk mengetahui bentuk spora / hypha, kemudian di identifikasi.
  2. Apabila ditemukan regu – regu misal karena terbentuk seperti butir – butir padi, maka diperlukan Germ Test Tube dengan serum yang diletakkan dalam tabung kecil ± 1 – 2 cc inkubasikan ± 15 – 20 menit. Apabila ada hypha ( pseudohypha berarti termasuk golongan candida sp, apabila tidak tumbuh pseudohypha berarti yang tumbuh adalah yeast.

 

**positif : apabila tumbuh jamur harus di identifikasi s/d spesiesnya

**negatif : apabila sudah lewat yang ditentukan tidak tumbuh koloni

FORMAT PEMERIKSAAN PEMBIAKAN JAMUR

FORMAT PEMERIKSAAN PEMBIAKAN JAMUR

FORMAT PEMERIKSAAN PEMBIAKAN JAMUR

FORMAT PEMERIKSAAN PEMBIAKAN JAMUR

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s